Android

Apple

Windows

linux_ubuntu [#148] Created with Sketch.

Linux

Tips

Internet

Sosial Media

Apa itu Domain dan Hosting Beserta Fungsinya

Apa itu Domain dan Hosting – Domain adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi alamat situs web di internet. Sebagai contoh, “google.com” adalah domain yang digunakan untuk mengakses situs web Google.

Sedangkan hosting adalah layanan yang menyediakan tempat untuk menyimpan file dan data situs web di server yang terhubung ke internet. Sehingga, ketika seseorang mengakses domain situs web, server akan memberikan akses ke file dan data yang tersimpan di hosting.

Dalam istilah sederhana, domain bisa diibaratkan seperti alamat rumah, sedangkan hosting seperti rumah itu sendiri. Jadi, untuk membuat sebuah situs web, Anda membutuhkan kedua hal ini: domain dan hosting.

Sejarah Domain 

Sejarah domain dimulai pada tahun 1983 ketika Departemen Pertahanan Amerika Serikat memperkenalkan konsep jaringan komputer bernama ARPANET. ARPANET adalah prekursor internet modern dan awalnya digunakan oleh militer dan akademisi untuk berbagi data dan sumber daya komputer.

Pada tahun 1984, sistem domain name system (DNS) diperkenalkan sebagai cara untuk mengidentifikasi dan menemukan situs web di internet. DNS menggunakan hierarki domain yang terdiri dari nama domain tingkat atas (TLD) seperti .com, .net, .org, dan lain-lain. TLDs ini kemudian dibagi menjadi domain tingkat kedua (SLD) seperti google.com atau facebook.com.

Pada tahun 1995, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) didirikan sebagai badan pengatur untuk mengelola DNS dan sistem domain. ICANN bertanggung jawab untuk memperkenalkan dan mengelola TLD baru serta mengawasi registrasi domain.

Sejak itu, domain telah menjadi bagian integral dari internet dan digunakan oleh jutaan situs web dan organisasi di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, ada juga banyak varian domain seperti .co, .io, dan lainnya yang diperkenalkan untuk memberikan alternatif TLD.

Baca juga : Apa itu Blogger, Fungsi dan Kegunaan Blog

Fungsi dan Kegunaan Domain 

Fungsi dan kegunaan domain adalah sebagai berikut:

  1. Identitas Online:
    Domain berfungsi sebagai identitas online bagi situs web dan organisasi di internet. Sebuah domain unik yang mudah diingat dan mudah diakses dapat membantu memperkuat merek atau citra sebuah situs web atau organisasi.
  2. Akses ke Situs Web:
    Domain juga berfungsi sebagai alamat situs web. Dengan memasukkan nama domain ke dalam browser web, pengguna dapat mengakses situs web tersebut.
  1. Kredibilitas:
    Memiliki domain sendiri dapat memberikan kredibilitas yang lebih tinggi bagi situs web atau organisasi. Ini menunjukkan bahwa situs web atau organisasi tersebut serius dan profesional dalam kehadiran mereka di internet.
  1. Komunikasi Bisnis:
    Domain dapat digunakan untuk menciptakan alamat email yang terkait dengan situs web atau organisasi. Hal ini memudahkan komunikasi bisnis dan memberikan citra profesional.
  1. SEO:
    Nama domain yang relevan dengan konten situs web dapat membantu meningkatkan peringkat SEO. Ini dapat membuat situs web lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet.
  1. Melindungi Merek:
    Mendaftarkan domain yang berkaitan dengan merek dapat membantu melindungi merek dari penggunaan yang tidak sah oleh pihak lain.

Baca juga : Apa itu Google Adsense

Apa itu Hosting 

Hosting adalah layanan yang menyediakan tempat untuk menyimpan file dan data situs web di server yang terhubung ke internet. Sebuah situs web harus di-hosting pada sebuah server agar dapat diakses melalui internet. 

Server hosting berfungsi sebagai komputer yang terus-menerus terhubung ke internet dan menyediakan layanan untuk mengakses situs web. 

Saat seseorang memasukkan alamat situs web ke dalam browser web, server hosting akan memberikan akses ke file dan data yang tersimpan di dalamnya, sehingga pengguna dapat melihat situs web tersebut. 

Hosting juga menyediakan berbagai layanan seperti pengaturan email, database, backup data, dan sebagainya, yang dibutuhkan oleh sebuah situs web.

Sejarah Hosting 

Sejarah hosting dimulai pada tahun 1991 ketika situs web pertama di dunia dibuat oleh Tim Berners-Lee. Situs web pertama ini hanya berisi informasi tentang World Wide Web dan tidak memiliki gambar atau video.

Pada awalnya, situs web di-hosting di server pribadi atau server universitas. Namun, seiring dengan perkembangan internet, kebutuhan akan hosting yang lebih terpusat dan terkelola muncul.

Pada pertengahan 1990-an, perusahaan hosting mulai muncul dan menyediakan layanan hosting yang lebih terstruktur dan terkelola. Pada saat itu, layanan hosting masih terbatas dan hanya tersedia untuk perusahaan-perusahaan besar.

Namun, pada awal 2000-an, teknologi hosting semakin maju dan lebih terjangkau, sehingga hosting menjadi lebih mudah diakses dan terjangkau bagi organisasi kecil dan individu. Berbagai jenis hosting juga muncul, termasuk shared hosting, VPS hosting, dedicated hosting, dan cloud hosting.

Hingga saat ini, layanan hosting menjadi salah satu layanan internet yang paling penting dan terus berkembang. Hosting telah memungkinkan jutaan situs web dan aplikasi di seluruh dunia untuk diakses melalui internet dan menjadi bagian integral dari dunia digital yang terus berkembang.

Fungsi dan Kegunaan Hosting 

Fungsi dan kegunaan hosting adalah sebagai berikut:

  1. Menyimpan File dan Data:
    Hosting berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan file dan data situs web atau aplikasi. Ini memungkinkan situs web atau aplikasi tersebut diakses melalui internet.
  1. Akses Situs Web atau Aplikasi:
    Hosting memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web atau aplikasi melalui internet. Dengan menyimpan file dan data situs web atau aplikasi pada server hosting, pengguna dapat mengakses situs web atau aplikasi tersebut dengan memasukkan alamat situs web atau aplikasi pada browser web mereka.
  1. Kestabilan dan Ketersediaan:
    Hosting juga bertanggung jawab untuk menjaga situs web atau aplikasi tetap stabil dan tersedia di internet. Ini melibatkan pengaturan dan pemeliharaan server hosting, memastikan keamanan, kecepatan, dan ketersediaan yang optimal.
  1. Layanan Tambahan:
    Hosting juga menyediakan berbagai layanan tambahan, seperti pengaturan email, pengaturan database, backup data, dan sebagainya. Layanan tambahan ini sangat berguna bagi situs web atau aplikasi untuk tetap berjalan dengan lancar dan optimal.
  1. Kustomisasi dan Kontrol:
    Hosting memungkinkan pengguna untuk melakukan kustomisasi dan mengontrol situs web atau aplikasi mereka secara penuh. Pengguna dapat mengatur konfigurasi server hosting sesuai kebutuhan mereka, seperti menginstal perangkat lunak atau aplikasi tertentu, mengelola database, atau mengatur pengaturan keamanan.
  1. Skalabilitas:
    Hosting memungkinkan situs web atau aplikasi untuk mengakomodasi pertumbuhan pengguna dengan mudah. Situs web atau aplikasi dapat dengan mudah meningkatkan kapasitas server hosting mereka jika mereka membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk menangani lalu lintas yang lebih besar.

Artikel Terkait :

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Postingan Populer